Kamis, 08 Oktober 2020

Panduan Memilih Susu Formula untuk Si Kecil


Menjadi ibu adalah impian setiap wanita. Saat melihat si kecil lahir ke dunia ini, pasti Anda ingin mencurahkan dan memberikan segalanya untuk si kecil. Salah satu hal yang selalu diperhatikan adalah asupan nutrisi. Mungkin Anda bertanya-tanya? Apakah nutrisinya sudah cukup? Perlukah susu formula?

Sebagai ibu, tentu Anda ingin menyusui si kecil secara penuh (6 bulan minimal), namun kita tidak tahu masalah yang terjadi. Bisa saja asupan ASI Anda mengalami masalah atau si kecil yang tidak bisa mengkonsumsi ASI dengan benar. Bisa juga Anda adalah wanita karir yang tidak bisa setiap saat memberikan ASI untuk si kecil.

Meskipun kandungan susu formula tidak selengkap ASI, namun susu formula dapat membantu memenuhi nutrisi si kecil, namun ada beberapa pertimbangan sebelum si kecil mengkonsumsi ASI. Apakah usianya cukup? Apakah si kecil mau dan suka minum susu formula?

Sangat penting melakukan tes dahulu dengan membeli kemasan kecil. Jika memang si kecil suka dan tidak ada masalah, Anda bisa membeli kemasan besar untuk si kecil. Ada baiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum si kecil diberikan susu formula.

Mengenali Bahan Utama Susu Formula

Saat ini susu formula dibuat menggunakan dua bahan utama, yaitu susu sapi dan kedelai. Namun, kebanyakan saat ini susu formula dibuat menggunakan susu sapi. Susu formula dengan bahan utama kedelai juga banyak dipasarkan, walaupun mungkin pembelinya tidak sebanyak susu sapi. Biasanya susu kedelai dibuat khusus untuk anak-anak yang memiliki alergi terhadap susu sapi. 

Alergi susu sapi juga bisa merupakan keturunan dari anggota keluarga, sehingga dokter mungkin saja menyarankan penggunaan susu formula tertentu yang lebih mudah dicerna dan memperkecil kemungkinan terjadinya alergi.

Beberapa susu probiotik memiliki kandungan probiotik (bakteri baik) untuk usus dan memiliki beberapa kandungan yoghurt. Adanya probiotik membantu bakteri baik tumbuh baik di dalam usus. Tapi, jenis susu formula apa yang cocok diberikan untuk si kecil? Sebaiknya tanyakan dahulu pada dokter.

Jangan Lupakan Zat Besi

Pilih susu formula yang memiliki kandungan zat besi, kecuali jika ada larangan dari dokter. American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa semua bayi yang tidak mendapat ASI harus mendapatkan susu formula yang memiliki kandungan zat besi setidaknya sampai si kecil berusia satu tahun. Keberadaan zat besi memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya mencegah anemia.

Memperhatikan Saran Untuk Pemberian Susu Formula

Selain memikirkan kandungan susu formula yang tepat untuk si kecil, pastikan Anda menjaga kebersihan tangan. Cucilah tangan sebelum menyiapkan susu formula. Tak hanya menyiapkan susu formula saja, namun dalam menyajikan hidangan untuk keluarga pun harus dijaga kebersihannya.

Gunakan air keran jika memang aman, namun untuk keamanan gunakan air yang telah direbus setidaknya satu menit. Perhatikan air dan bubuk susunya. Perhatikan takarannya. Inilah hal yang kerap kali dilupakan. Susu yang terlalu encer tidak baik, begitu juga susu yang terlalu kental, sehingga penting mengetahui takaran yang tepat dalam membuat susu formula.

Akan lebih aman jika Anda memilih air yang benar-benar aman untuk melarutkan susu formula si kecil. Morinaga Research Center berinovasi dengan mengeluarkan produk Morinaga Heiko+Water yang terjamin kualitasnya, bebas mineral, serta steril dan higienis. Tak hanya susu saja, namun Morinaga Heiko Water juga bisa untuk melarutkan biskuit, bubur, maupun minuman serbuk lainnya.

Saat memberi susu formula untuk si kecil, pastikan Anda memberikannya dengan posisi yang benar agar si kecil tidak tersedak. Buatlah susu formula sesuai kebutuhan dan buang susu yang tidak terminum untuk keamanan.

Ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui seberapa banyak si kecil harus makan dan berapa kali ia harus makan. Biasanya bayi membutuhkan 2-4 ons makanan, tergantung dari berat badan dan usia si kecil. Jika setelah mengkonsumsi susu formula merk tertentu si kecil tidak mengalami kenaikan berat badan atau malah diare, ada baiknya tanyakan dokter apakah perlu menggantinya dengan susu formula jenis atau merk lain.

0 komentar:

Posting Komentar