Minggu, 25 Oktober 2020

3 Prosedur yang Harus Dipahami Pemegang Polis Asuransi


Memiliki asuransi Sequis Life sebagai salah satu bentuk proteksi diri memang diperlukan di masa tak menentu sekarang ini. Masyarakat Indonesia kini semakin mengerti mengenai pentingnya memiliki asuransi demi menjamin kepastian dan memberikan rasa aman dari kejadian tak menyenangkan yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Hal ini pun didukung oleh pihak asuransi yang menerbitkan berbagai jenis polis asuransi yang disesuaikan dengan peruntukannya. Mulai dari asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan, hingga asuransi harta benda seperti asuransi rumah atau mobil. Anda harus bisa menetapkan mana asuransi yang dipilih dan diprioritaskan.

Prosedur Bagi Pemegang Polis Asuransi

Sebagai orang yang akan memutuskan membeli polis asuransi, Anda harus tahu bagaimana prosedur yang ada di perusahaan asuransi terlebih dahulu. Hal ini penting agar memahami cara kerja perusahaan asuransi. Berikut 3 prosedur penting yang harus Anda ketahui:

1. Prosedur Pembelian

Dalam membeli asuransi tidak boleh sembarangan. Pastikan Anda mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum membeli polis asuransi. Kenali produk-produk asuransi terlebih dahulu, pilih jaminan yang paling dibutuhkan. Misalnya Anda membutuhkan jaminan kesehatan.

Kemudian, cari perusahaan asuransi terpercaya. Jangan mudah terpancing dengan promo tanpa mengeceknya terlebih dahulu. Lalu lengkapi dokumen pendaftaran asuransi, kemudian baca polis yang diberikan pihak asuransi dengan teliti. Jika tak sesuai batalkan saja. Langkah terakhir adalah membayar premi sesuai aturan perjanjian. Bisa harian, bulanan atau tahunan.

2. Prosedur Klaim

Umumnya, pemegang polis asuransi Sequis Life yang melakukan klaim pertama kali akan mengalami kebingungan. Terkadang kebingungan ini bisa menyebabkan ditolaknya klaim sehingga membuat pemegang polis kehilangan kesabaran.

Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui bagaimana prosedur klaim asuransi yang benar, yaitu menghubungi pihak asuransi mengenai kerugian yang diderita, mengumpulkan bukti kerugian dengan mendokumentasikan bukti kerugian yang dialami, mengisi pengajuan klaim, dan menyepakati biaya penggantian.

3. Prosedur Penutupan

Tidak selamanya polis asuransi bisa bertahan hingga saat kerugian terjadi dan dilakukan pengajuan klaim. Kadang, pemegang polis juga mengajukan penutupan polis asuransi. Alasannya beraneka ragam, misalnya kebutuhan dana mendadak, ingin mengganti asuransi, dan lainnya.

Apabila ingin melakukan penutupan polis asuransi, maka Anda harus mendatangi pihak asuransi untuk meminta penutupan polis. Kemudian isi dokumen pengajuan penutupan polis, lengkapi syarat, dan menunggu pengiriman sisa dana. Sebab ketika menutup asuransi tidak semua dana bisa kembali. Terkadang hanya bisa mendapatkan 80-90% dari keseluruhan biaya premi yang dibayarkan.

Sebelum memutuskan membeli polis asuransi Sequis Life, memang banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Mulai dari biaya hingga memahami bagaimana prosedur yang berlaku di perusahaan asuransi. Dengan memiliki informasi ini Anda akan merasa lebih tenang membeli polis asuransi untuk perlindungan diri maupun harta benda yang dimiliki.

Kamis, 08 Oktober 2020

Panduan Memilih Susu Formula untuk Si Kecil


Menjadi ibu adalah impian setiap wanita. Saat melihat si kecil lahir ke dunia ini, pasti Anda ingin mencurahkan dan memberikan segalanya untuk si kecil. Salah satu hal yang selalu diperhatikan adalah asupan nutrisi. Mungkin Anda bertanya-tanya? Apakah nutrisinya sudah cukup? Perlukah susu formula?

Sebagai ibu, tentu Anda ingin menyusui si kecil secara penuh (6 bulan minimal), namun kita tidak tahu masalah yang terjadi. Bisa saja asupan ASI Anda mengalami masalah atau si kecil yang tidak bisa mengkonsumsi ASI dengan benar. Bisa juga Anda adalah wanita karir yang tidak bisa setiap saat memberikan ASI untuk si kecil.

Meskipun kandungan susu formula tidak selengkap ASI, namun susu formula dapat membantu memenuhi nutrisi si kecil, namun ada beberapa pertimbangan sebelum si kecil mengkonsumsi ASI. Apakah usianya cukup? Apakah si kecil mau dan suka minum susu formula?

Sangat penting melakukan tes dahulu dengan membeli kemasan kecil. Jika memang si kecil suka dan tidak ada masalah, Anda bisa membeli kemasan besar untuk si kecil. Ada baiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum si kecil diberikan susu formula.

Mengenali Bahan Utama Susu Formula

Saat ini susu formula dibuat menggunakan dua bahan utama, yaitu susu sapi dan kedelai. Namun, kebanyakan saat ini susu formula dibuat menggunakan susu sapi. Susu formula dengan bahan utama kedelai juga banyak dipasarkan, walaupun mungkin pembelinya tidak sebanyak susu sapi. Biasanya susu kedelai dibuat khusus untuk anak-anak yang memiliki alergi terhadap susu sapi. 

Alergi susu sapi juga bisa merupakan keturunan dari anggota keluarga, sehingga dokter mungkin saja menyarankan penggunaan susu formula tertentu yang lebih mudah dicerna dan memperkecil kemungkinan terjadinya alergi.

Beberapa susu probiotik memiliki kandungan probiotik (bakteri baik) untuk usus dan memiliki beberapa kandungan yoghurt. Adanya probiotik membantu bakteri baik tumbuh baik di dalam usus. Tapi, jenis susu formula apa yang cocok diberikan untuk si kecil? Sebaiknya tanyakan dahulu pada dokter.

Jangan Lupakan Zat Besi

Pilih susu formula yang memiliki kandungan zat besi, kecuali jika ada larangan dari dokter. American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa semua bayi yang tidak mendapat ASI harus mendapatkan susu formula yang memiliki kandungan zat besi setidaknya sampai si kecil berusia satu tahun. Keberadaan zat besi memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya mencegah anemia.

Memperhatikan Saran Untuk Pemberian Susu Formula

Selain memikirkan kandungan susu formula yang tepat untuk si kecil, pastikan Anda menjaga kebersihan tangan. Cucilah tangan sebelum menyiapkan susu formula. Tak hanya menyiapkan susu formula saja, namun dalam menyajikan hidangan untuk keluarga pun harus dijaga kebersihannya.

Gunakan air keran jika memang aman, namun untuk keamanan gunakan air yang telah direbus setidaknya satu menit. Perhatikan air dan bubuk susunya. Perhatikan takarannya. Inilah hal yang kerap kali dilupakan. Susu yang terlalu encer tidak baik, begitu juga susu yang terlalu kental, sehingga penting mengetahui takaran yang tepat dalam membuat susu formula.

Akan lebih aman jika Anda memilih air yang benar-benar aman untuk melarutkan susu formula si kecil. Morinaga Research Center berinovasi dengan mengeluarkan produk Morinaga Heiko+Water yang terjamin kualitasnya, bebas mineral, serta steril dan higienis. Tak hanya susu saja, namun Morinaga Heiko Water juga bisa untuk melarutkan biskuit, bubur, maupun minuman serbuk lainnya.

Saat memberi susu formula untuk si kecil, pastikan Anda memberikannya dengan posisi yang benar agar si kecil tidak tersedak. Buatlah susu formula sesuai kebutuhan dan buang susu yang tidak terminum untuk keamanan.

Ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui seberapa banyak si kecil harus makan dan berapa kali ia harus makan. Biasanya bayi membutuhkan 2-4 ons makanan, tergantung dari berat badan dan usia si kecil. Jika setelah mengkonsumsi susu formula merk tertentu si kecil tidak mengalami kenaikan berat badan atau malah diare, ada baiknya tanyakan dokter apakah perlu menggantinya dengan susu formula jenis atau merk lain.