Minggu, 23 Februari 2020

Mengenal Lebih Dalam Tentang 3 Jenis Fisioterapi Stroke dan Fungsinya


Ketika pembuluh darah di otak pecah maka akan mempengaruhi sistem gerak pada tubuh manusia, hal ini disebabkan karena memang semua bagian tubuh manusia tersebut dikontrol oleh otak. Sehingga kerap kali menyebabkan terjadinya kelumpuhan, masalah kesehatan semacam ini dikenal juga sebagai stroke, pastinya banyak yang sudah tidak asing dengan penyakit yang satu ini bukan. Mengingat kondisi tersebut bisa dialami oleh siapa saja, hanya saja orang-orang yang sudah lanjut usia, kemudian juga memiliki gaya hidup yang tidak sehat lebih beresiko tinggi untuk mengalaminya. Biasanya mereka yang sudah terkena penyakit ini fase penyembuhannya juga cukup lama, bahkan juga harus menjalani fisioterapi pada stroke guna mengembalikan fungsi tubuh seperti sedia kala.

Jika seandainya pertolongan setelah terkena serangan stroke ini terlambat akibatnya juga sangat membahayakan, karena bisa jadi nantinya pasien akan mengalami kelumpuhan secara total atau bahkan sampai kematian. Itulah mengapa jika seandainya terjadi serangan maka dianjurkan untuk segera dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pengobatan. Bahkan untuk waktu yang tepat di dalam menjalani terapi tersebut setidaknya adalah sekitar 24 hingga 48 jam pasca serangan, jika seandainya kondisi pasien sudah cukup stabil, sehingga pemulihan bisa lebih optimal.

Fungsi fisioterapi stroke ini juga macam-macam, mulai dari memperkuat anggota gerak atau anggota tubuh dari pasien untuk bisa melakukan aktivitas sebagaimana mestinya, sampai dengan mengembalikan fungsi atau kemampuan lain seperti berbicara dan juga ingatannya. Agaknya jenis terapi pasca stroke ini juga terbagi atas beberapa, diantaranya adalah:

  1. Terapi memori, seperti namanya maka jenis terapi ini digunakan untuk mengembalikan ingatan pasien atau penderitanya. Karena mereka yang menderita stroke biasanya akan kehilangan sebagian memori, bahkan juga ada yang hilang sepenuhnya, tergantung dari tingkat keparahan serangannya tersebut. Langkah-langkah terapi yang dapat dilakukan diantaranya mulai dari menstimulus otak dengan berbagai macam permainan, lebih sering bergerak sampai dengan mengulang-ngulang informasi yang didapatkannya. Bertemu dengan orang lain juga akan membantu mereka untuk mengembalikan memori.
  2. Terapi gerak, jenis yang lainnya adalah terapi gerak, ini adalah bagian yang sangat penting karena kebanyakan diantara penderita stroke, khususnya adalah yang ringan memang akan bermasalah dengan kemampuan gerak mereka, sehingga tentunya akan sangat mengganggu kualitas hidupnya bukan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti terapi di rumah sakit dengan bantuan seorang fisoterapis, ataupun juga terapi ringan yang dapat dilakukan di rumah, jika seandainya kondisinya memang tidak terlalu parah. Maka latihan-latihan ringan tersebut dapat dilakukan sendiri di rumah.
  3. Terapi bicara, stroke juga akan mengurangi kemampuan berbicara penderitanya. Sehingga harus mengembalikan kemampuan tersebut dengan jalan terapi, selain melatih kemampuan berbicaranya, sebenarnya terapi yang satu ini juga sangatlah berguna di dalam melatih otot-otot untuk menelan, sehingga tidak akan kesulitan di dalam makan atau mendapatkan asupan nutrisi. Terapi ini dilakukan dengan cara melatih mereka mengucapkan kata-kata atau huruf, dilakukan secara berulang-ulang agar otot-otot mulut terbiasa kembali, juga dilakukan dengan melatih kemampuan membaca maupun menulis.

Setidaknya itulah beberapa jenis fisioterapi stroke yang dilakukan bagi pasien yang terkena serangan atau masalah kesehatan tersebut. Hal ini juga dibantu dengan konsumsi obat-obatan untuk memulihkan kondisinya agar bisa membaik, meskipun mungkin tidak akan bisa pulih total atau sampai 100 persen, apalagi bagi mereka yang kondisinya sudah cukup parah.

0 komentar:

Posting Komentar