Kamis, 31 Oktober 2019

Surya Husadha Denpasar Bali: Mari Intip Bahaya dan Penyakit Jika Anda Sering Begadang


Gaya hidup zaman sekarang menuntut semua orang menuntut kehidupan terus berjalan cepat. Tidak jarang dalam bekerja seseorang dituntut untuk bekerja dengan berbagai tugas yang harus diselesaikan. Tentu istilah begadang bukanlah hal yang tidak dikenal melainkan sudah banyak dikenal, begadang merupakan keadaan seseorang tidak tidur dengan 8 jam normal sehingga tubuh tetap bertahan hingga larut malam dan memiliki waktu tidur kurang dari 6 jam. Kondisi ini tentu tidak baik untuk organ tubuh manusia. Setiap organ dalam tubuh memiliki waktu tertentu untuk beristirahat sehingga tubuh tetap bugar. Surya Husadha Denpasar Bali seringkali mendapatkan pasien yang merasakan kelelahan karena jam tidur yang kurang.

Berikut adalah bahaya begadang:
  • Membuat wajah terlihat pucat dan memunculkan lingkaran pada bagian bawah mata sehingga timbulnya kerut sekitar mata, jika waktu tidur yang kurang dari enam jam maka akan membuat tubuh melepaskan hormon stress dan kortisol. Kortisol yang berlebih akan memecahkan zat pada kolagen dan protein yang terdapat dalam kulit dan hormon ini juga akan menganggu pertumbuhan.
  • Menjadi susah berkonsentrasi dan pusing, berdasarkan penelitian otak memiliki kemampuan untuk mengingat yang terjadi ketika seseorang tidur dan beristirahat, proses ini merupakan cara mengingat dalam jangka panjang dengan mengirimkan informasi dari hipokampus menuju neokorteksi dalam otak sehingga jika kurang tidur maka akan membuat seseorang menjadi pelupa.
Selain itu, begadang akan membuat seseorang memiliki daya tahan tubuh menurun dimana tubuh menjadi lebih rentan terserang meriang, flu, demam dan lainnya dengan penyakit ringan. Penyakit ini juga membuat sel-sel tubuh tidak dapat membuang racun dalam tubuh dan membuatnya menumpuk. Begadang menyebabkan pola makan menjadi tidak teratur karena membuat seseorang menjadi melewatkan sarapan karena bangun kesiangan. Mudah mengantuk adalah salah satu gejala begadang dimana kurangnya tidur membuat tubuh lelah dalam melakukan berbagai aktifitas.

Pengaruh begadang pada pikiran adalah munculnya stress dan depresi maupun gelisah karena kurangnya jam tidur yang membuat seseorang menjadi lebih sensitif. Mudah marah dapat terjadi pada orang yang terlalu sering begadang karena menghasilkan hormon secara otomatis dalam tubuh. Reaksi terhadap hormon bila begadang adalah hormon pertumbuhan menjadi menurun dan semakin sering kurang tidur akan membuat tubuh kekurangan hormon, serta menurunkan gairah seks.

Berikut adalah penyakit yang terjadi begadang:
  • Serangan jantung karena berdasarkan penelitian kurang tidur akan menderita penyakit jantung, karena saat tidur pembuluh darah yang rusak akan diperbaiki dan jantung.
  • Obesitas terjadi karena kurang tidur menyebabkan seseorang menjadi mudah lapar dan susah mengontrol waktu makan sehingga tidak dapat terhindari mengonsumsi makanan berat pada larut malam dan menandakan hormon terganggu.
  • Diabetes melitus tipe 2 terjadi karena berpengaruh dalam glukosa tubuh, sedangkan jika tidur cukup maka tubuh akan mengolah untuk menjaga kadar gula darah dan jika kurang tidur glukosa akan lebih lama diolah.
Begadang juga dapat mempercepat penuaan dini, jika kurang tidur maka kulit akan menjadi lebih mudah kerut. Hormon kortisol pada orang yang kurang tidur akan menghancurkan kolagen sebagai fungsi dalam menghaluskan dan menjaga elastisitas kulit. Untuk yang sering begadang maka akan merasakan sakit pada bagian kepala karena cairan serebrospina mengalir menuju otak dan jika tidur lebih lama akan terus mengalami dan membuat kepala menjadi sakit. Surya Husadha Denpasar Bali resiko kematian dapat dialami oleh yang sering begadang karena tidur pagi akan membuat jantung dan kanker yang menyerang sulit disembuhkan.

0 komentar:

Posting Komentar