Minggu, 21 Juli 2019

Inilah 5 Bahan yang Ampuh Hilangkan Bau Pada Sepatu


Sepatu menjadi salah satu item fashion yang bisa menunjang penampilan kamu menjadi lebih keren. Bagaimana tidak, kini banyak berbagai macam jenis sepatu yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan, seperti sepatu sneakers, boot, flat shoes, oxford, wedges, loafers, high heels, dan lain sebagainya. Sepatu-sepatu tersebut tentu saja banyak digemari oleh kalangan anak muda maupun orang dewasa. Sepatu-sepatu tersebut bisa membuat kamu menjadi lebih keren apalagi jika dimatchingkan dengan baju yang kamu pakai.

Saking kerennya, kemana-mana kamu selalu menggunakan sepatu. Namun, sepatu yang sering dipakai tentu saja akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Sepatu cenderung memiliki ruang yang tertutup sehingga tidak ada celah udara yang bisa masuk. Dengan begitu, bakteri dan jamur pun akan mudah tumbuh pada suhu yang lembab yang mana akan menimbulkan bau yang cukup menyengat. Oleh karena itu, kamu harus selalu senantiasa menjaga kebersihan sepatu agar tetap wangi dan bebas dari bakteri.

Bahan yang Ampuh Hilangkan Bau Pada Sepatu
Agar sepatu tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap, kamu harus membersihkannya setiap saat. Namun, membersihkan menggunakan sabun saja tidak cukup. Terkadang, bau tersebut masih saja menempel sehingga mengganggu indra penciuman. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Bahan-bahan di bawah ini bisa membantu menghilangkan bau tidak sedap pada sepatumu seketika.

1. Baking Soda
Selain digunakan untuk membuat kue, baking soda juga bisa digunakan sebagai pengusir bau tidak sedap pada sepatu. Caranya yaitu dengan menaburkan 1 sendok makan baking soda pada masing-masing sepatu, lalu diamkan seharian. Keesokan harinya, buanglah bubuk baking soda tersebut dan bau tidak sedap pun akan hilang. Selalu sedia baking soda agar kamu tidak bingung saat sepatu kamu mengeluarkan bau yang tidak sedap.

2. Cuka
Cuka merupakan salah satu bumbu penyedap yang bisa membuat makanan menjadi asam. Namun, cuka juga bisa menjadi solusi alternatif untuk sepatu kamu yang bau, meskipun cuka itu sendiri memiliki bau yang cukup menyengat. Cara menggunakannya sangat mudah, cukup teteskan beberapa tetes cuka pada sepatu yang bau lalu diamkan selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan bau tidak sedap pada kaki pun akan hilang.

3. Kulit jeruk
Setelah makan jeruk, sebaiknya jangan buang kulitnya. Kulit jeruk memiliki wangi yang sangat khas sehingga mampu untuk menghilangkan bau tidak sedap pada sepatu. Caranya yaitu letakan beberapa lembar kulit jeruk pada masing-masing sepatu, lalu diamkan selama seharian. Setelah itu, buang kulit jeruk tersebut dan cium sepatu kamu, pasti wanginya menjadi segar dan tidak apek.

4. Kertas Koran
Kertas Koran bekas ternyata bisa menjadi solusi alternatif bagi sepatu kamu yang bau. Koran bisa menyerap bau yang ada pada sepatu, sehingga banyak orang yang menggunakan cara ini. Caranya yaitu cukup gulung satu lembar Koran, dan letakan hingga bagian dalam ujung sepatu. Diamkan selama kurang lebih 2 jam, dan periksa apakah bau tersebut masih ada atau tidak. Jika masih ada, ulangi langkah tersebut hingga baunya hilang.

5. Teh celup
Selain menyegarkan badan, teh celup juga bisa untuk menyegarkan kembali kondisi sepatu kamu yang sudah bau apek. Caranya yaitu cukup masukan 1 buah teh celup pada sepatu dan biarkan selama beberapa jam. Dengan begitu, bau tidak sedap pun akan minggat.

Itulah bahan-bahan yang bisa membantu menghilangkan bau pada sepatu. Pastikan sepatu kamu tetap bersih luar dalam agar bisa tetap tampil keren dan kece.

Rabu, 10 Juli 2019

Nonton PIKF 2019, Gampang Naik Kereta Api Saja


Siapa bilang nonton Pangandaran International Kite Festival (PIKF) 2019 ribet? Aksesnya sulit? Perjalanannya bikin boring? Coba deh naik kereta api dari Stasiun Gambir. Dijamin Anda mendapatkan banyak experience seru.

Panorama sepanjang perjalanan sangat menyejukkan. Kontur jalan berbukit dengan balutan sawah dan pohon-pohon rindang dijamin bisa membuat Anda fresh kembali. Tak ada lagi penat. Tak ada stress. Yang muncul hanya kebahagiaan bisa menikmati petualangan dengan sangat oke.

Yang ingin mengakses Pangandaran via kereta api, jangan buru-buru mengerenyitkan dahi. Cara mendapatkan tiketnya dijamin mudah dan nggak berbelit-belit. Semua bisa diakses dengan mudah via gadget. Tinggal klik Traveloka atau Tiket.com, semuanya langsung beres. Waktu reservasinya tidak sampai 1 menit. Tidak perlu antri. Yang dibutuhkan hanya satu sentuhan kecil di gadget, maka rencana perjalanan bisa langsung dieksekusi.

Mau cari cara lain juga bisa. Maklum, pembelian tiket juga dapat dilakukan secara online melalui aplikasi aplikasi KAI Access, laman kai.id, Contact Center 121, ataupun pembelian langsung melalui ticketing machine

Lantas bagaimana dengan pilihan kelasnya? Ternyata, tidak semuanya diset untuk kelas bisnis. Dengan kapasitas 520 kursi, lereta api ini memiliki dua kelas layanan, yakni kelas eksekutif dan kelas ekonomi premium.

"Sekarang Pangandaran sudah dalam genggaman. Bisa diakses kapan saja oleh siapa saja. Silakan datang dan berlibur ke Pangandaran," ajak Bupati Pangandaran Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.

Stasiun tujuannya memang baru sampai Banjar. Tapi ke depan, wisatawan bisa mengakses sampai Pangandaran, langsung ke destinasi keren di sana.

Rencananya sudah ada. Planningnya sudah dibuat. Bahkan wacananya dikawal langsung oleh Presiden Jokowi. Dan wacananya juga siap disupport Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Memang akan dimulai reaktivasi jalur-jalur baru. Tidak hanya satu, tapi ada empat yang akan segera dimulai termasuk nanti yang masuk ke kawasan-kawasan wisata seperti Pangandaran. Dan sangat mungkin direalisasikan karena memang dulunya ada dan ini menyangkut kawasan-kawasan wisata," timpal Kadispar Pangandaran Undang Sohbarudin.

Dia ikut mengamini ucapan Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro yang pernah mengatakan ada empat jalur kereta api di Jawa Barat (Jabar) yang akan dihidupkan. Pertama, jalur Bandung-Ciwidey. Kedua, Rancaekek-Tanjungsari. Ketiga, Banjar-Pangandaran-Cijulang, keempat, Cibatu-Cikajang sudah lama tidak digunakan.

"Bila reaktivasi jalur kereta api ini rampung, wisata di Jawa Barat pasti tambah heboh. Bayangan saya, dua tahun lagi Pangandaran, Garut, Bandung dan Ciwidey bakal makin ramai," tutur Kepala Bidang Pemasaran 1 Area Jawa Kementerian Pariwisata, Wawan Gunawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dibuat sumringah dengan keberadaan transportasi anti macet ini. Mantan Dirut Telkom itu mengaku senang karena akses menuju Pangandaran semakin beragam.

"Beragam kemudahan akses seperti kereta api ini keren. Saya yakin moda transportasi ini akan menjadi pilihan. Akan banyak diserbu. Khususnya, bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Pangandaran atau wilayah Jawa Barat lainnya," katanya.

Alasan yang sangat masuk akal. Selain anti macet, harganya sangat terjangkau. Untuk kelas eksekutif dari Stasiun Gambir, harga yang dibanderol hanya Rp250 ribu. Sementara kelas ekonomi premium Rp 160 ribu.

"Jadi yang ingin berwisata tak perlu lagi memikirkan ongkos tol dan borosnya bensin saat macet. Tinggal duduk manis, dijamin PT KAI akan mengantarkan sampai tujuan," timpal Deputi Pengembangan Pemasaran Zona I Rizki Handayani yang diamini Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung.

Rabu, 03 Juli 2019

Tika Zein Siap Goyang Kelam Tourism Festival 2019


Kelam Tourism Festival 2019 yang digelar di Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), dijamin bakal meriah. Setelah Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi memboyong penyanyi dangdut Ibukota Tika Zein untuk meramaikan event tersebut.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, Tika Zein akan tampil pada puncak perhelatan.

"Nama Tika Zein menjadi jaminan meriahnya puncak perhelatan Kelam Tourism Festival 2019. Apalagi telah beberapa kali terbukti Tika Zain selalu tampil memukau di beberapa perhelatan yang di gelar di border area," ujar Rizki.

Ucapan Rizki jelas tak terbantahkan. Karya-karya juara Bintang Pantura 3 tersebut cukup diperhitungkan. Sebut saja lagu Aku Takut atau Cinta Bertanduk menjadi acuannya. Dirinya pun memiliki basis fans yang cukup kuat yang diberi nama "Sahati (Sahabat Tika Sejati). Sebarannya pun mencapai Negeri Jiran Malaysia. Magnet kuat itu terlihat dari penampilannya di Festival Crossborder Aruk dan Badau beberapa waktu lalu.

"Kemenpar akan terus menyajikan acara yang menarik untuk mendorong peningkatan sektor pariwisata di Sintang. Apalagi Sintang masih masuk dalam wilayah perbatasan yang saat ini menjadi fokus Kemenpar. Hal ini guna semakin menghidupkan sektor pariwisata di perbatasan Indonesia," paparnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung pun ikut angkat suara. Menurutnya Kelam Tourism Festival 2019 menjadi sangat penting untuk mengangkat potensi besar yang dimiliki Sintang. Apalagi festival ini juga memerkan berbagai keunggulan seni budaya dan kerajinan khas Sintang.

"Pariwisata mempunyai multiplier effect yang memberikan pengaruh yang kuat pada lingkungan sekitarnya. Dengan itu dapat dipastikan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Karena jelas jika pariwisata adalah cara cepat mendongkrak perekonomian daerah. Jadi ini bukan semata mengejar angka kunjungan wisatawan," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono mengakui potensi melimpah yang dimiliki Sintang. Potensi ini akan semakin terekspose dengan berbagai atraksi wisata untuk mengundang wisatawan.

"Kelam Tourism Festival 2019 sangat bagus mengangkat berbagai destinasi yang ada. Apalagi event ini konsepnya sangat lengkap. Dari mulai sport tourism, hiburan hingga Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang," ujarnya.

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, membalut wisata dengan mendatangkan penyanyi terkenal adalah cara tepat untuk mengundang wisatawan. Dari rekam jejak yang ada, musisi selalu menjadi endorser yang baik bagi pariwisata. Kehadiran penyanyi top selalu sukses mendatangkan crowd.

"Untuk menciptakan crowd memang perlu bahasa universal, dan musik adalah salah satu jawabannya. Begitu artis-artis terkenal tampil, wisatawan akan datang untuk mendapatkan hiburan yang belum tentu sebulan sekali itu. Belum lagi musisi yang tampil selalu memposting kehadirannya di berbagai destinasi yang disinggahinya. Jadi imbasnya 2 kali lipat," ungkap Mantan Dirut Telkom itu.